Jakarta – Dunia kripto sedang tak baik-baik saja. Setelah nilai anjlok beberapa waktu lalu, ternyata diikuti dengan pemburuan para bos perusahaan kripto oleh regulator Amerika Serikat (AS).
Salah satunya adalah Sam Bankman-Fried, bos FTX, akibat salah satu kecurangan kripto terbesar dunia. Namun ada sebagian pimpinan perusahaan kripto lain yang dimaksud digunakan juga jadi sasaran regulator dan juga juga dituduh melakukan penggelapan besar-besaran.
Berikut 6 bos perusahaan yang dimaksud mana juga diburu AS selama ini, dirangkum dari Reuters, Senin (6/11/2023):
1. Changpeng Zhao
Foto: Changpeng Zhao, Co-Founder & CEO, Binance. (Bloomberg via Getty Images/Bloomberg)Changpeng Zhao, Co-Founder & CEO, Binance. (Zed Jameson/Bloomberg via Getty Images) |
Zhao kemudian juga perusahaannya Binance digugat oleh Komisi Sekuritas lalu juga Bursa AS (SEC), lantaran dugaan melakukan jaringan penipuan. Selain itu, Binance kemudian juga Zhao juga didugat oleh Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) pada Maret lalu. Lembaga itu menuduh adanya bursa ilegal lalu program compliance yang digunakan hal itu palsu.
Di sisi lain, Binance membantah tuduhan SEC. Terkait CFTC, Zhao mengatakan sebagai bentuk yang mana dimaksud tiada terduga lalu mengecewakan, serta mengatakan tudingan itu terkait ‘fakta yang tersebut tiada lengkap’.
2. Do Kwon
Foto: Bloomberg via Getty Images/Bloomberg |
Harga nilai pasar TerraUSD serta Luna pernah mencapai tambahan lanjut dari US$40 miliar. Namun pada sebuah titik, akhirnya ambruk kemudian berdampak pada jatuhnya nilai jual token yang mana lebih banyak tinggi luas.
Ini juga yang tersebut dimaksud memproduksi Do Kwon, pendiri Terraform Lab juga pengembang kedua mata uang tersebut, mendapatkan berbagai tuduhan kecurangan pada AS. Dia juga sudah terjadi ditangkap akibat pemalsuan dokumen dalam Montenegro.
SEC juga sudah menuntut Kwon dan juga juga perusahaan secara perdata oleh sebab itu pembohongan sekuritas aset kripto miliaran dolar. Kwon juga sudah pernah membantah mengenai pemalsuan dokumen pada pengadilan Montenegro juga Terraform Labs menyebutkan SEC bukan dapat membuktikan kesalahan pihaknya.
3. Alex Mashinsky
Alex Mashinsky, pendiri serta mantan CEO pemberi pinjaman cryptocurrency yang tersebut mana bangkrut Celsius Network, tiba untuk sidang di tempat dalam Pengadilan Federal pada dalam New York City, AS, 3 Oktober 2023. (via Reuters) |
Celcius Network sudah mengajukan kebangkrutan pada Juli 2022. Mashinky yang dimaksud mana merupakan pendiri juga mantan CEO itu membantah tudingan penipuan lalu juga meningkatkan nilai token perusahaan secara artifisial.
Dia juga mendapatkan sederet tuntutan lainnya. Mulai dari jaksa agung negara bagian New York oleh sebab itu penipuan, hingga tuntutan hukum dari SEC, CFTC, serta Komisi Perdagangan Federal (FTC) yang mana menuding Celcius mengambil langkah risiko agar mampu memberikan hasil menjanjikan.
4. Barry Silbert
Foto: Investor Bitcoin Barry Silbert berbicara di tempat dalam sidang mata uang virtual Departemen Layanan Keuangan Negara Bagian New York (DFS) dalam wilayah Manhattan, New York, 28 Januari 2014. (REUTERS/Lucas Jackson/File Photo Acquire Licensing Rights) |
Dia merupakan bos dari grup Digital Currency Group. Salah satu anak perusahaan Genesis Global Capital telah terjadi lama mengajukan kebangkrutan bulan Januari lalu.
Setelah itu, dia, Genesis, serta DGC mendapatkan gugatan dari Jaksa Agung Letitia James. Ketiganya disebut melakukan penyalahgunaan pelanggan tambahan besar dari US$1 miliar.
Sama seperti bos kripto lainnya, Silbert juga menolak tuduhan tersebut. Dia mengatakan dirinya kemudian DCG ingin membantu Genesis mengatasi kesulitan yang mana dimaksud terjadi.
5. Stephen Erlich
Foto: Stephen Ehrlich, CEO kemudian juga Co-Founder Voyager Digital Ltd., berbicara pada Konferensi Pertukaran Global serta FinTech Piper Sandler pada New York City, AS, 8 Juni 2022. (REUTERS/Brendan McDermid/File Photo)
|
CFTC juga FTC menuding pemilik Voyager Digital menyesatkan pelanggan perihal keamanan aset. Termasuk mengambil risiko berlebihan dari hal tersebut.
Namun menurut Erlich, dia dijadikan kambing hitam dari perbuatan orang lain di tempat tempat berbagai perusahaan. Menurutnya selama lebih besar banyak dari 10 tahun karirnya tiada pernah miliki catatan buruk.
6. Justin Sun
Foto: MelfaraTRON/CC0Justin Sun |
Justin Sun bersama perusahaannya termasuk Tron Foundation dituding melakukan penipuan. SEC juga menuduhnya melakukan peningkatan volume perdagangan pada token kripto juga juga menyembunyikan pembayaran untuk selebriti sebagai cara memasarkan token. Sun membantah tuduhan tersebut. Dia menyebutkannya sebagai ‘tidak berdasar’.

Foto: Changpeng Zhao, Co-Founder & CEO, Binance. (Bloomberg via Getty Images/Bloomberg)
Foto: Bloomberg via Getty Images/Bloomberg
Alex Mashinsky, pendiri serta mantan CEO pemberi pinjaman cryptocurrency yang tersebut mana bangkrut Celsius Network, tiba untuk sidang di tempat dalam Pengadilan Federal pada dalam New York City, AS, 3 Oktober 2023. (via Reuters)
Foto: Investor Bitcoin Barry Silbert berbicara di tempat dalam sidang mata uang virtual Departemen Layanan Keuangan Negara Bagian New York (DFS) dalam wilayah Manhattan, New York, 28 Januari 2014. (REUTERS/Lucas Jackson/File Photo Acquire Licensing Rights)
Foto: Stephen Ehrlich, CEO kemudian juga Co-Founder Voyager Digital Ltd., berbicara pada Konferensi Pertukaran Global serta FinTech Piper Sandler pada New York City, AS, 8 Juni 2022. (REUTERS/Brendan McDermid/File Photo)
Foto: MelfaraTRON/CC0























