Selidikinews.com Kotamobagu – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan penguatan ekonomi sektor pertanian, Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan “BISI Expo Farm” yang diselenggarakan di Desa Lolayan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Rabu (22/04/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah strategis sekaligus ajang promosi dari PT BISI Internasional Tbk (Cap Kapal Terbang) dalam mensosialisasikan inovasi pertanian terbaru. Fokus utama expo ini adalah memperkenalkan varietas jagung unggulan seperti BISI 235 (Macho), BISI 236 (Primadona), dan BISI 234 (Maskot), serta berbagai produk pestisida pendukung produktivitas lahan.
Kehadiran Kapolres didampingi oleh Kasat Binmas AKP Eddy Haryanto, S.E., M.M. dan Kapolsek Lolayan AKP Johan Atang, S.H., S.Th., M.A., M.Pd., menunjukkan komitmen Polres Kotamobagu dalam mengawal program pemberdayaan masyarakat di wilayah hukumnya. Turut hadir pula Sangadi Desa Lolayan serta ratusan masyarakat setempat yang sangat antusias melihat demonstrasi plot (demplot) varietas jagung tersebut.
Dipilihnya lokasi ini bukan tanpa alasan, Desa Lolayan merupakan desa binaan Aipda Haryono Suparno, seorang Bhabinkamtibmas yang dikenal aktif menggerakkan potensi pertanian warga. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan sektor swasta ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pertanian yang lebih mandiri dan sejahtera.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kotamobagu menyampaikan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan secara fisik, tetapi juga hadir sebagai fasilitator pembangunan ekonomi di desa-desa. Dukungan terhadap teknologi pertanian baru seperti varietas “Macho” ini diharapkan dapat meningkatkan hasil panen petani lokal secara signifikan.
“Kami sangat mendukung inovasi yang membawa dampak langsung bagi kesejahteraan warga. Jika ekonomi petani kuat dan hasil panen melimpah, maka stabilitas kamtibmas di wilayah pedesaan juga akan terjaga dengan baik. Bhabinkamtibmas kami di sini akan terus mendampingi warga agar inovasi ini dapat diserap dengan maksimal,” ujar AKBP Irwanto di sela-sela peninjauan lahan. (Alfian)






















