Aceh Besar – Komunitas Senyum Anak Nusantara (SAN) melangsungkan kegiatan pembukaan Sekolah Nusantara (SN) dengan tema “Membumikan Inovasi dengan Literasi”. Kegiatan ini dilaksanakan di Meunasah Gampong Krueng Anoi, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (10/08/2024).
Tujuan dari SN ada 3, yakni yang pertama untuk menjalankan misi 3M (Menginspirasi, Mengedukasi dan Memotivasi) bagi anak-anak yg ada di daerah. Kedua untuk meningkatkan pengetahuan, budi pekerti, kepribadian, keterampilan dan minat baca. Terakhir adalah untuk membantu mewujudkan Indonesia Emas.
Cut Ulfa, selaku Ketua Panitia Sekolah Nusantara menyampaikan, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca dan literasi, terutama pada anak-anak.
“Karena rendahnya minat baca dan literasi, terutama pada anak-anak yang sudah mengenal gadget pada masa sekarang, dan dengan adanya SN ini bisa meningkatkan literasi, membentuk karakter, serta mengembangkan keterampilan dasar pada anak-anak,” ungkap Ulfa.
Dalam kegiatan SN ini ada sebanyak 65 pengajar dan akan dilaksanakan selama 5bulan kedepannya setiap Sabtu/Minggu dimulai dari Agustus hingga Desember 2024.
Lebih lanjut, Ulfa mengatakan ada perbedaan lokasi antara SN 2024 dengan yang sebelumnya, dimana tahun lalu dilaksanakan di Gampong Alue Naga bersama Volunteer yang terpilih.
“Lokasi SN tahun lalu di adakan di Gampong Alue Naga yang dimana daerahnya dekat laut sedangkan tahun ini di adakan di Gampong Krueng Anoi, yang pemandangannya merupakan persawahan dan gunung,” lanjut Ulfa.
Keuchiek Gampong Krueng Anoi, Ridwan berharap penyampaian materi akan lebih banyak disampaikan terkait materi lokal agar anak-anak bisa mengingatnya.
“Semoga nanti materi yang diajarkan kepada anak-anak lebih banyak materi materi lokal seperti tokoh pahlawan Aceh supaya anak anak bisa mengingat kembali,” kata Ridwan.
Sekretaris Camat Kuta Baroe, Khadiani menyampaikan agar nantinya kegiatan yang dilaksanakan bisa berdampak luas kepada masyarakat Kuta Baroe, Aceh Besar.
“Kegiatan yang dilaksanakan nanti bisa disinkronisasi dengan kegiatan yang ada di desa dan bisa berdampak luas paling tidak untuk masyarakat Kuta Baroe,” ujar Khadiani.
Koordinator SAN Chapter Aceh, Rafli Ananda menyampaikan alasan memilih tempat di Gampong Krueng Anoi karena potensi daerahnya yg besar sehingga anak-anak memiliki potensi yang besar.
“Yang menjadi pertimbangan pertama adalah pemerataan daerah untuk melakukan kegiatan, kami menghindari untuk melakukan kegiatan ditempat yg sama berulang khususnya dalam kegiatan SN, sebagai wujud pemerataan pendidikan,” jelas Rafli.
Ia berharap dari kegiatan ini bisa mendapatkan hasil yang terbaik dan bisa berjalan lancar selama 6 bulan kedepan.
“Harapan saya semoga kita mendapatkan hasil terbaik dari SN tahun ini, selain itu juga saya berharap agar SN dapat berjalan lancar selama beberapa bulan kedepan tanpa hambatan,” pungkasnya. []