Maluku utara , Media Selidiki.com – Pada hari Minggu, 30 Juni 2024 pukul 10.00 WIT, dalam rangka menyambut tahun ajaran baru, personil Pos Satgas Malifut Yonif 732/Banau bersama personil Koramil 1508-04/Malifut mengadakan kegiatan pembagian buku tulis dan alat tulis kepada anak-anak kurang mampu di Desa Wangeotak, Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danpos Malifut, Letda Inf Fredoan Sameaputty. Pembagian buku dan alat tulis ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya anak-anak sekolah yang kurang mampu. Diharapkan dengan pemberian ini, anak-anak akan semakin termotivasi untuk giat belajar sehingga dapat meraih cita-cita mereka.
Letkol Inf Wahyu Widya Sasono menyampaikan, “Hadirnya Satgas Yonif 732/Banau senantiasa dapat memberikan manfaat baik bagi lingkungan sekitarnya, terutama dalam membangun dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).”
Melalui kegiatan pembagian buku tulis dan alat tulis ini, personil TNI berharap dapat memberikan semangat baru bagi anak-anak di Desa Wangeotak untuk terus bersekolah dan berprestasi. Salah satu orang tua murid, Ibu Maria, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada TNI. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Dengan adanya buku dan alat tulis ini, anak-anak kami jadi lebih semangat untuk belajar,” ujarnya.
Selain pembagian buku dan alat tulis, kegiatan ini juga diisi dengan sesi motivasi dari Letda Inf Fredoan Sameaputty yang memberikan pesan-pesan inspiratif kepada anak-anak. Dalam pidatonya, Letda Fredoan mengajak anak-anak untuk tidak pernah menyerah dalam meraih impian mereka meskipun banyak tantangan yang harus dihadapi. “Kalian adalah masa depan bangsa. Teruslah belajar dan berusaha, karena pendidikan adalah kunci untuk mencapai cita-cita kalian,” katanya.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama antara personil TNI dan anak-anak beserta orang tua. Keceriaan dan senyuman terlihat di wajah anak-anak yang menerima bantuan. Hal ini menjadi bukti bahwa perhatian dan kepedulian TNI terhadap masyarakat sekitar tidak hanya terbatas pada aspek keamanan, tetapi juga mencakup bidang pendidikan dan kesejahteraan sosial.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga membangun semangat dan optimisme bagi generasi mendatang


















