SelidikiNews.com – Setelah 25 tahun menghilang, seorang pria berusia 38 tahun akhirnya kembali ke rumahnya di Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah. Pria ini bernama Agus. 25 tahun yang lalu, ia kabur dari rumah karena takut disunat.
Kepulangan Agus ke rumahnya ini viral di berbagai media sosial. Keluarga dan kerabatnya sangat senang dan histeris saat melihat kembalinya Agus. Bahkan ibunya sempat pingsan saat akhirnya bisa kembali melihat putranya yang sudah lama hilang. Video kepulangan Agus ini menjadi perbincangan hangat di kalangan warga dan masyarakat setempat.
Fakta Pria Asal Klaten Pulang setelah 25 Tahun Kabur Takut Disunat
Kepulangan Agus ini menyisakan banyak pertanyaan dan kebingungan dari keluarga dan warga setempat. Apa yang terjadi selama 25 tahun tersebut dan apa yang membuatnya kembali ke rumah? Mari kita simak fakta selengkapnya!
Kabur Tahun 1998
Agus menghilang dari rumah pada tahun 1998 ketika ia berusia 12 tahun. Saat itu dia masih duduk di kelas 1 SMP. Agus diduga takut untuk dioperasi sunat, sehingga ia memutuskan untuk kabur. Dalam perjalanan kaburnya, ia hanya membawa satu mainan yang ia miliki.
“Awalnya mau disunatke ajrih terus kesah (awalnya mau disunatkan takut terus pergi),” kata Amini ditemui di rumahnya Dukuh Kauman, Desa Sidowayah, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah, melansir dari Kompas, Kamis (26/1/2023).
Agus pergi dari rumah tanpa pamit ketika Amini sedang menanam melon di sawah. Mengetahui anaknya pergi dari rumah, Amini langsung bergegas pulang mencari anaknya.
Keluarga Sudah Mencari
Amini telah mencari anaknya ke berbagai wilayah, mulai dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Stasiun Solo Balapan, Boyolali, dan daerah lain di Klaten, namun upaya itu tidak membuahkan hasil.
Amini dan keluarga tidak menyerah dengan mudah. Ia terus berusaha mencari keberadaan Agus. Namun setelah lima tahun pencarian tanpa hasil, Amini memutuskan untuk pasrah dan berhenti mencari Agus, karena ia harus mengurus kedua kakak Agus yang masih kecil.
“Saya pasrah soalnya saya merawat anak tiga. Saya bekerja sendiri. Anak-anak saya masih kecil-kecil belum bekerja, masih sekolah. Jadi saya terus pasrah,” kata Amini.
Diduga Alami Trauma
Petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) menyatakan bahwa Agus bukanlah orang yang menderita gangguan jiwa, tetapi ia mengalami trauma akibat kepergian dari rumah dan akhirnya hidup sebagai pengemis di jalanan.
Baca juga: Viral, Benerkah Patung Archa Bima Pegang Lato-lato? Lalu Apa itu?
Pulang ke Rumah Setelah 25 Tahun
Agus pertama kali ditemukan melalui salah satu video di saluran YouTube yang sering membuat konten tentang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) segera menghubungi pembuat video tersebut. Setelah melakukan verifikasi, Agus diketahui berada di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Petugas TKSK kemudian melakukan mediasi dengan keluarga dan mencocokkan ciri-ciri Agus.
Akhirnya, Agus dikembalikan ke keluarganya dan diterima dengan hangat. Ibu Agus bahkan menangis hingga pingsan.

























