Selidiki.com, Pelalawan – Polsek Pangkalan Kuras jajaran Polres Pelalawan Polda Riau, hadiri kegiatan kunjungan Team Monitoring Global Environment Fund (GEF), United Nations Development Programme (UNDP), dan IKEA ke Kelompok Tani Sawit Lestari, di Desa Sorek Dua Kecamatan Kuras Kabupaten Pelalawan, Minggu (22/1/2023.
Acara kunjungan bertempat di Kebun kelapa sawit Kelompok Tani Sawit Lestari Desa Sorek Dua Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan.
Kunjungan ini melibatkan 5 (Lima) orang Warga Negara Asing WNA. Antara lain,
Mr. MOHAMED BAKARR, Kewarganegaraan, Sierra Leone, Tempat Tinggal lahir, Blama Town, 26 Oktober 1964 dengan No. Passport : ER195270/ 15 Januari 2025 dengan Visa Kunjungan.
Kedua, Mr. PETER MBANDA UMUNAY, Kewarganegaraan Kongo, Tempat tanggal lahir Urundu (12 Mei 1979) , No. Passport OP0609783/ 03 September 2024 dengan Visa Kunjungan.
Mrs. SONJA SABITHA TEELUCKSING, Kewarganegaraan Trinidad and Tobago
Tempat tanggal lahir, Tto (15 April 1974), No. Passport BA022998/ 22 Oktober 2027 dengan Visa Kunjungan.
Mrs. PASCALE MARIE ANDEAE BONZOM, Kewarganegaraan Perancis
Tempat tanggal lahir Lourdes (08 Maret 1971), No. Passport : 14AA81130/ 09 Februari 2024 dengan Visa Kunjungan.
Mrs. MAGDALENA PINCZAKOWSKA, Kewarganegaraan Swedia tempat tanggal lahir Zagan Polen (28 Januari 1980), No. Passport : 35808454 / 31 Mei 2023 dengan Visa Kunjungan.
Dalam Kegiatan dilakukan dialog antara Tim Monitoring dan masyarakat didampingi oleh perwakilan Indonesia.
Kunjungan Tim ini, bertujuan untuk berdialog kepada masyarakat khususnya yg tergabung dalam KT Sawit Lestari, dengan materi diskusi di antaranya.
– Pihak GEF, UNDP, dan IKEA sebagai salah satu pendonor dan pendanaan global yg berperan aktif untuk pelestarian hutan dan lingkungan di beberapa negara, termasuk Indonesia.
– Keberlangsungan pelestarian lingkungan, hutan, serta perkebunan kelapa sawit di Indonesia, khususnya di Kab. Pelalawan.
– Pihak GEF, UNDP, dan IKEA sangat mengapresiasi atas bentuk upaya dari KT Sawit Lestari untuk ikut serta mendukung program pelestarian dan keberlangsungan penghijauan, khususnya dalam ruang lingkup perkebunan kelapa sawit untuk keberlanjutan Roundtable On Sustainable Palm Oil (R.S.P.O).
– Bentuk kesiapan masyarakat dalam rangka keberlanjutan Roundtable On Sustainable Palm Oil (R.S.P.O).
– Tantangan yg dihadapi oleh masyarakat khususnya Kelompok Tani Sawit Lestari.
– Dampak sosial dan ekonomi petani dan masyarakat selama pandemi Covid-19.
– Rencana jangka pendek dan menengah dari PBB / United Nations untuk memacu pelestarian dan keberlangsungan zona hijau di dunia, termasuk di Indonesia.
Seluruh rangkaian kegiatan Kunjungan dan dialog berakhir sekira pukul 16.00 Wib dalam keadaan aman dan kondusif, selanjutnya rombongan GEF, UNDP, dan IKEA, serta UNDP Perwakilan Indonesia langsung berangkat kembali menuju ke Pekanbaru untuk besoknya kembali ke Jakarta.























