Selidikinews.com, Jakarta -Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Marthinus Hukom, menerima wawancara eksklusif dari media terkemuka asal Singapura, The Straits Times, di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (3/7/25).
Dalam wawancara tersebut, Kepala BNN RI membahas berbagai isu strategis terkait pemberantasan narkotika di Indonesia, salah satunya hasil pengungkapan kasus sabu terbesar sepanjang sejarah, sebanyak 2 ton, beberapa waktu lalu di Kepulauan Riau.
Wawancara ini mencerminkan apresiasi dan perhatian komunitas internasional terhadap komitmen Indonesia dalam menanggulangi ancaman narkotika.
Di samping itu, hal ini turut menegaskan peran strategis BNN sebagai mitra aktif dalam memperkuat kerja sama regional dan diplomasi di bidang pemberantasan narkoba di kawasan Asia Tenggara.
Dalam wawancara tersebut, Kepala BNN RI juga memaparkan 6 pendekatan strategis yang menjadi landasan utama dalam penanganan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Indonesia.
Pendekatan tersebut meliputi: penguatan kolaborasi, penguatan intelijen P4GN, penguatan wilayah pesisir, penguatan wilayah perbatasan negara, tematik dan ikonik, serta penguatan sumber daya dan infrastruktur.
Cakra Langit
























