SelidikiNews.com, Jakarta – Setiap individu mempunyai aura yang tersebut mana unik. Sudah menjadi keinginan umum untuk miliki aura positif yang yang disebut bersinar dari dalam diri kita.
Memiliki aura positif mempunyai kemampuan untuk menarik simpati orang lain kepada kita, sekaligus melindungi kita dari keburukan atau bahaya yang mana mungkin mengintai.
Dalam ajaran Islam, terdapat metode untuk membuka aura, khususnya pada wajah, yang dimaksud mana dikenal sebagai “jalur langit.” Jalur langit ini dapat dibuka melalui doa pembuka aura wajah.
Dengan membaca doa ini, dengan izin Allah, wajah kita akan bersinar, terlihat tambahan cerah, juga memancarkan ketenangan. Doa pembuka aura wajah sebaiknya diamalkan setelah salat atau sebelum tidur.
Berikut adalah bacaan doanya:
Bacaan Pendek Doa Pembuka Aura Wajah
“Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa muhammad. habibil mahjuubil syaafil ‘ilali wa mufarrijil kurab.”
Artinya: “Ya Allah limpahkanlah rahmat atas baginda kami nabi Muhammad yang tersebut itu mencintai kemudian dihargai Allah, yang dimaksud yang menghilangkan segala penyakit dan juga juga menghilangkan segala kesempitan (kesusahan).”
Bacaan Panjang Doa Pembuka Aura Wajah
“Allaahumma shalli ‘alaa muhammad, wa aali muhammad. allahumma shun wajhii bilyasari wa laa tabdzal jaahii bil- iqtaari fastarziqa thaalibii rizqika wasta’thifa syiraara khalqika wa ubtalaa bihamdi man a’thaanii wa uftatana bidzammi man mana-‘anii wa anta miw waraa-i dzaalika kullihi waliyyul i’thaa-i wal man-‘i innaka ‘alaa kulli syai- ing qadiir.”
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah selawat kepada nabi Muhammad serta keluarga beliau. Ya Allah, jagalah (kemuliaan) wajahku (harga diri) dengan kemudahan hidup kemudian jangan hinakan diriku dengan kemiskinan. Limpahkanlah kepada rezeki, janganlah aku mengemis rezeki kepada orang-orang yang hal itu mengemis kepada-Mu, berusaha mencari kesukaan makhluk-makhluk-Mu yang mana dimaksud jahat, menyertakan diriku memuji kepada orang-orang yang tersebut mana memberi kepadaku serta mencerca orang-orang yang mana hal itu tak memberi kepadaku. Padahal, Engkau di tempat tempat balik semua itu. Engkau penyebab pemberian kemudian penolakan. Sesungguhnya, Engkaulah Yang Maha Kuasa pada atas segalanya.”
Bacaan Doa Pembuka Aura Wajah lalu Membersihkan Diri
“Allaahumma baa’id baini wa baina khathaayaaya, kamaa baa’adta bainal masyriqi wal maghrib. allaahumma naqqinii min khathaayaaya, kamaa yunaqqats tsaubul abyadhu minad danasi. allahummaghsilnii khathaayaaya bits tsalji, wal maa-i wal baradi.”
Artinya: “Ya Allah, jauhkanlah antara diriku juga kesalahanku-kesalahanku, sebagaimana sudah pernah Engkau jauhkan antara arah timur lalu barat. Ya Allah, bersihkanlah diriku dari dosa-dosa, sebagaimana pakaian putih yang mana dimaksud terbebas dari kotoran. Ya Allah, cucilah diriku dari dosa- dosa dengan es, air, serta embun pagi.”
Baca juga: Ketua dan Wakil Ketua PWK Sowan ke Dewan Pembina Membahas Program Kerja PWK
Bacaan Doa Pembuka Aura Wajah kemudian Dilimpahkan Rahmat
“Allaahumma shalli wa sallim wa baarik ‘alaa sayyidinaa muhammad nuuridz dzaatii wa sirris saarii fii saa-iril asmmaa-i washshifati wa ‘alaa aalihi washahbihi ajma’iin.”
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat, keselamatan kemudian keberkahan kepada junjungan kami, nabi Muhammad, yakni semua cahaya zat juga rahasia yang tersebut mengalir dalam semua nama kemudian juga sifat serta kepada keluarga lalu sahabatnya semua.”
Bacaan Doa Pembuka Aura Wajah Surat Yusuf Ayat ke-4
“Iz qāla yụsufu li`abīhi yā abati innī ra`aitu aḥada ‘asyara kaukabaw wasy-syamsa wal-qamara ra`aituhum lī sājidīn.”
Artinya: “(Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya, “Wahai ayahku! Sungguh, aku (bermimpi) melihat sebelas bintang, matahari serta juga bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.”





















