Selidiki.com, Labuhanbatu-Kebakaran melanda pondok sentosa Jalan Ahmad Yani, Aek Nabara, Desa Emplasmen, Bilah Hulu, Labuhanbatu, Sabtu (17/06/2023) pukul 20.30 WIB
Dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa, namun api melahap seluruh bangunan hingga rata dengan tanah.
Pantauan Selidiki.com, musibah kebakaran menjadi tontonan warga dan pengendara yang melintas hingga tanpa sadar warga telah mempersempit bahu jalan (Jalinsum) hingga menyebabkan antrean panjang.
Sebagian warga tampak membantu petugas untuk memadamkan api dengan menyiramkan air menggunakan ember dan merobohkan bangunan agar tidak merembet ke bangunan lainnya.
Namun mirisnya lebih banyak warga yang hanya ingin melihat musibah dari jarak dekat. Rasa ingin tahu warga lantas banyak yang berjejer sambil mengaktifkan kamera handphone merekam ke arah bangunan terbakar.
Hal ini tentu menjadi perhatian bersama, seharusnya bahu jalan steril dari kerumunan sehingga kendaraan yang melintas bisa terkendali dan tidak menghambat mobil pemadam kebakaran menuju ke lokasi.
Pihak kepolisian terlihat dengan sigap mengatur lalu lintas dan berupaya mengarahkan agar tidak mempersempit jalan, namun tidak maksimal karena diabaikan sebagian warga yang membludak hingga menimbulkan kemacetan.
Terpantau, petugas dalam mengurai keramaian tanpa membawa alat pengeras suara saat memberi arahan. Di tengah kerumunan tentu tidak cukup hanya membawa pluit dan lampu pengatur lalu lintas (Traffic light). Minimal kiri kanan bahu jalan berjarak 100 meter dari lokasi kebakaran tidak menyempit.
Sementara itu, Kapolsek Bilah Hulu, AKP. R.P Panjaitan menjelaskan kebakaran diketahui pada Pukul 20.30 WIB dan berhasil dipadamkan setengah jam kemudian.
Kapolsek mengatakan arus lalu lintas sempat melambat, namun pihaknya berhasil mengendalikan kembali.
Selanjutnya, Kapolsek menyampaikan tidak ada korban jiwa namun mengalami kerugian.
“Dalam musibah ini, tidak ada korban jiwa namun kerugian diperkirakan sekitar sepuluh juta rupiah. Menghanguskan satu bangunan kosong dan satu lagi kios untuk berjualan gorengan, pemiliknya yaitu Pak Arif Hasibuan,” ucap Kapolsek.
Kapolsek juga berpesan supaya masyarakat menjaga keamana barang yang dilingkungan supaya jangan sampai kehilangan.
Informasi dihimpun, dugaan awal kebakaran disebabkan korsleting listrik.






















