SelidikiNews.com, Aceh Utara – Kelompok Sadar Wisata Pokdarwis Destinasi Gunung Salak di Nisam Antara, Aceh Utara, mengeluarkan pernyataan menanggapi mosi tidak percaya yang dilayangkan oleh 12 anggota DPRK terhadap PJ Bupati Aceh Utara.
Ketua Pokdarwis Azhari, ST, berpendapat bahwa DPRK seharusnya bekerja sama dengan Eksekutif untuk memajukan pembangunan dan perekonomian masyarakat, bukannya saling bertengkar. kamis 2 maret 2023.
Menurut Ketua Pokdarwis, PJ Bupati Aceh Utara, telah rajin turun ke lapangan dan mengambil langsung aspirasi masyarakat, termasuk di Gampong Nisam Antara dan Gampong Alue Dua. PJ Bupati juga peduli terhadap pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pertanian, pariwisata, dan sektor lainnya.
Sementara itu, PJ Bupati Pak Azwardi satu bulan sekali memboyong semua stakeholder SKPK dibawa ke Destinasi Gunung salak Nisam Antara kabupaten Aceh Utara dilaksanakan kegiatan rapat bersama SKPK, namun PJ Bupati berkerja langkah demi langkah mewujudkan perubahan segala bidang di Aceh Utara, ucap Azhari, ST, ketua Pokdarwis.
Lebih lanjut ketua Pokdarwis menjelaskan bahwa PJ Bupati Pak Azwardi baru menjabat di Aceh Utara hanya 7 bulan itu masih usia dini, tetapi kinerja PJ Bupati Pak Azwardi sudah terlihat nyata perubahan disegala sisi, namun tidak mungkin baru 7 bulan menjabat bisa tuntas permasalahan Aceh Utara baik pembangunan maupun pemberdayaan ekonomi, tahap demi tahap melakukan pembenahan Aceh Utara, paparnya.
Sekarang bukan saling menunding atau buang badan tetapi saling mengisi melengkapi antara eksekutif dan legislatif membenah Aceh Utara kearah yang lebih baik disegala lini karena Aceh utara sangat ketinggalan jauh dengan daerah lain dari pembangunan maupun ekonomi. Tutur Azhari.
Pembenahan Aceh Utara itu tanggung jawab bersama Eksekutif dan Legislatif bukan seling tuding menunding dan menyelahkan tapi saling melengkapi perbaiki, agar membawa Aceh utara bangkit dari ketinggalan Pembangunan dan ekonomi masyarkat, Tutupnya.






















