Selidikinews.com, Klaten – Bupati Klaten Sri Mulyani dan Wakil Bupati Yoga Hardaya berpamitan di Graha Bung Karno (GBK) Klaten, Jawa Tengah, Rabu (19/2/25).
Pamitan yang dikonsep tasyakuran purnatugas dihadiri Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua TP PKK, Ketua DWP Klaten, tokoh agama, tokoh masyarakat, ketua parpol, dan lainnya.
Tampuk kepemimpinan Klaten akan segera dilanjutkan oleh pasangan Hamenang Wajar Ismoyo dan Benny Indra Ardianto yang memenangi Pilkada Klaten 2024.
Hamenang dan Benny akan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto bersama kepala daerah lainnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (20/2/25).
Sri Mulyani dan Yoga akan mengakhiri tugasnya memimpin Kabupaten Bersinar pada Kamis (20/2/25).
Bupati Klaten, Sri Mulyani, dan Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya, berpamitan kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Klaten, kepala desa, perangkat desa, hingga tokoh masyarakat Kabupaten Klaten, pada Rabu (19/2/25).
Alhamdulillah tinggal satu hari saya menyelesaikan atau akan selesai masa tugas selaku Bupati Klaten.
Hari ini (19/2/25) digelar acara tasyakuran purna tugas saya selaku Bupati Klaten dan Pak Yoga Hardaya selaku Wakil Bupati Klaten.
Ini adalah paripurna dari sebuah proses perjalanan panjang dan Alhamdulillah suka duka sudah dilalui,” ucap Sri Mulyani kepada awak media.
Sri Mulyani mengatakan, selama dua periode atau 7 tahun 3 bulan memimpin Kabupaten Klaten sebagai Bupati menjadi perjalanan panjang penuh perjuangan, kerja keras, dan pengabdian.
Perjalanan itu pun menjadi sejarah berharga baginya.
“Semua proses pekerjaan itu saya nikmati dengan penuh syukur dan semangat. Tentu tidak mudah mengemban tanggung jawab yang besar, tapi tetap saya nikmati, berat ringan tetap saya syukuri.
Semua proses tidak mudah, tetapi tak ada yang mustahil. Semuanya bisa saya lewati hingga beginilah Kabupaten Klaten sekarang,” tuturnya.
“Terima kasih Klatenku, terima kasih Klatenku keren,” kata Sri Mulyani dihadapan tamu undangan, Rabu(19/02/25).
“Saya pamit, saya pamit tapi bukan untuk pergi, saya tetap menjadi bagian dari Klaten.
Saya akan selalu ada sebagai warga biasa yang mencintai kota ini dengan sepenuh hati,” tambah dia.
Sri Mulyani juga berpesan ajak masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan, kebersamaan untuk membangun Klaten.
“Mari kita jaga persatuan dan kebersamaan ini. Mari kita lanjutkan pembangunan yang tidak pernah padam, semoga Klaten semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera,” ujar Sri Mulyani.
Ia juga menyampaikan maaf kepada masyarakat karena masih banyak yang belum sempurna selama memimpin Klaten.
Meski demikian, Sri Mulyani mengatakan bersama Wakil Bupati Yoga sudah menjalankan amanah dengan sepenuh jiwa dan raga.
“Saya beserta keluarga dan bapak wakil beserta keluarga dengan segala kerendahan hati memohon maaf.
Kami menyadari dalam perjalanan ini banyak hal yang belum sempurna, mungkin masih banyak harapan yang belum terpenuhi,” tambah dia.
Suasana haru terlihat dalam pamitan Sri Mulyani dan Yoga.
Masih banyak harapan yang belum sempurna dan mungkin belum terpenuhi. Namun, kami telah menjalankan amanah dengan segenap jiwa raga.
Mari kita jaga persatuan ini dan lanjutkan pembangunan dengan semangat yang tak pernah padam. Semoga Klaten semakin maju, masyarakat semakin sejahtera, dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” paparnya.
Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya, menambahkan bahwa sampai akhir masa jabatan, pihaknya bisa mengemban amanah dari rakyat Klaten dengan baik, lancar, aman, dan selamat.
Selain itu, juga banyak prestasi, penghargaan, dan pembangunan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Klaten.
“Semua prestasi, penghargaan, dan pembangunan itu tidak akan tercapai atau terwujud tanpa bantuan semua pihak.
Sehingga, saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak dan mohon maaf apabila selama saya mendampingi Bupati Klaten ada khilaf juga kesalahan, baik disengaja maupun tidak,” ucapnya.
“Selanjutnya setelah purna, saya akan jadi James Bon. Itu singkatan dari penjaga masjid dan kebon,” tandas Yoga sambil berkelakar.
Di bagian depan GBK Klaten terdapat foto kenangan satu dekade perjalanan Sri Mulyani dan Yoga Hardaya.
Juga ada tayang video perjalanan atau kaleidoskop kepemimpinan Sri Mulyani dari tahun 2017-2025.
Di akhir acara, Sri Mulyani dan Yoga menyerahkan bantuan kepada anak yatim piatu dan penyerahan buku sukses story “Jejak Dua Masa” kepada perwakilan tokoh.
Setelah itu mereka bersalaman dengan seluruh tamu undangan yang hadir.(Cakra Langit)























