SelidikiNews.com
  • Politik
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Sosok
  • Teknologi
  • Toko
  • Koleksi Kami
  • Nulis Yuk!
No Result
View All Result
SelidikiNews.com
  • Politik
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Sosok
  • Teknologi
  • Toko
  • Koleksi Kami
  • Nulis Yuk!
Selidikinews
No Result
View All Result
Promo Couple Family Promo Kaos Branded Murah
Flash Sale Hijab Cantik & Murah Rekomendasi Tas Cantik Murah & Berkualitas
Rekomendasi produk murah, buruan ambil promonya!
Home Edukasi

Terungkap! Polres Lamongan Bongkar Modus Penipuan Kencan Online, Satu Pelaku Ditangkap dan Satu Lagi Masih Buron

tim redaksi by tim redaksi
Minggu, 17 Mei 2026 | 09:50
Terungkap! Polres Lamongan Bongkar Modus Penipuan Kencan Online, Satu Pelaku Ditangkap dan Satu Lagi Masih Buron

ILUSTRASI AI

317
SHARES
905
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kasus Penipuan Berkedok Hubungan Asmara Digital Gegerkan Publik, Polisi Minta Masyarakat Lebih Waspada Terhadap Modus Love Scam di Media Sosial

Fenomena penipuan kencan online kembali menjadi sorotan publik setelah Polres Lamongan berhasil mengungkap kasus dugaan penipuan bermodus hubungan asmara digital yang diduga telah merugikan korban hingga puluhan juta rupiah. Dalam pengungkapan kasus tersebut, aparat kepolisian berhasil menangkap satu pelaku, sementara satu pelaku lainnya masih masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan sedang diburu pihak berwenang.

Kasus ini dengan cepat menarik perhatian masyarakat karena memperlihatkan bagaimana perkembangan teknologi digital dan media sosial kini tidak hanya membuka peluang komunikasi tanpa batas, tetapi juga menjadi lahan baru bagi tindak kriminal siber yang semakin kompleks dan emosional. Modus penipuan berbasis hubungan asmara atau yang dikenal sebagai love scam kini menjadi salah satu bentuk kejahatan digital yang paling sulit dideteksi karena pelaku memanfaatkan psikologi korban, membangun rasa percaya, hingga menciptakan ikatan emosional sebelum melakukan aksi penipuan.

Di tengah meningkatnya penggunaan aplikasi pertemanan, media sosial, dan platform komunikasi online, kasus yang diungkap Polres Lamongan ini menjadi alarm penting bagi masyarakat luas agar lebih berhati-hati dalam menjalin hubungan dengan orang yang belum pernah ditemui secara langsung.

Tim redaksi SelidikiNews.com menelusuri lebih dalam kronologi kasus, modus operandi pelaku, dampak sosial yang ditimbulkan, hingga bagaimana tren penipuan kencan online diprediksi akan berkembang di masa mendatang.


Kronologi Pengungkapan Kasus Penipuan Kencan Online di Lamongan

Kasus ini bermula ketika korban diduga berkenalan dengan salah satu pelaku melalui media sosial dan aplikasi komunikasi online. Dalam tahap awal, hubungan yang dibangun terlihat seperti percakapan biasa antara dua orang yang sedang mencoba saling mengenal.

Namun seiring waktu, komunikasi tersebut berkembang menjadi hubungan emosional yang lebih intens. Pelaku diduga secara konsisten membangun kedekatan psikologis dengan korban melalui perhatian, komunikasi rutin, dan janji-janji masa depan yang membuat korban percaya sepenuhnya.

Setelah hubungan dianggap cukup dekat, pelaku mulai menjalankan aksinya dengan berbagai alasan, mulai dari kebutuhan mendesak, biaya perjalanan, masalah keluarga, hingga kebutuhan bisnis. Korban yang sudah terlanjur percaya kemudian mengirimkan sejumlah uang kepada pelaku.

Pihak kepolisian menyebutkan bahwa pola semacam ini sangat umum terjadi dalam kasus penipuan asmara digital. Pelaku biasanya memanfaatkan rasa empati dan kedekatan emosional korban untuk mendapatkan keuntungan finansial secara bertahap tanpa menimbulkan kecurigaan di awal.

Dalam perkembangan penyelidikan, Polres Lamongan akhirnya berhasil mengidentifikasi para pelaku dan menangkap salah satu tersangka. Sementara itu, satu pelaku lain masih dalam pengejaran aparat.

Kasus ini menjadi bukti bahwa kejahatan digital kini semakin terorganisasi dan memanfaatkan pendekatan psikologis yang jauh lebih canggih dibanding penipuan konvensional.


Modus Love Scam Semakin Canggih dan Sulit Dideteksi

Penipuan kencan online bukan lagi sekadar modus sederhana berupa rayuan di internet. Dalam beberapa tahun terakhir, pola kejahatan ini berkembang menjadi operasi yang sangat sistematis dan terstruktur.

Pelaku biasanya menggunakan identitas palsu, foto hasil curian dari media sosial, bahkan menciptakan karakter fiktif yang terlihat meyakinkan. Mereka dapat mengaku sebagai pebisnis sukses, anggota militer, pekerja luar negeri, hingga profesional mapan agar terlihat kredibel di mata korban.

Yang membuat modus ini berbahaya adalah proses manipulasi emosionalnya berlangsung perlahan dan terencana. Pelaku tidak langsung meminta uang di awal komunikasi. Mereka membangun rasa percaya terlebih dahulu selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan.

Dalam banyak kasus, korban merasa sedang menjalin hubungan serius sehingga tidak menyadari bahwa dirinya sedang dimanipulasi secara psikologis.

Menurut pengamat keamanan digital yang diwawancarai SelidikiNews.com, kekuatan utama penipuan asmara digital bukan terletak pada teknologi, melainkan pada kemampuan pelaku membaca emosi manusia.

Pelaku memahami bahwa seseorang yang merasa diperhatikan, dicintai, dan dihargai cenderung lebih mudah mempercayai orang lain tanpa berpikir panjang.

Inilah sebabnya mengapa korban penipuan online tidak hanya berasal dari kalangan tertentu. Siapa pun dapat menjadi target, mulai dari remaja, pekerja profesional, hingga lansia.


Mengapa Kasus Ini Sangat Penting untuk Masyarakat?

Kasus yang diungkap Polres Lamongan memiliki dampak yang jauh lebih besar dibanding sekadar kerugian materi. Penipuan asmara digital sering kali meninggalkan trauma emosional mendalam bagi korban.

Korban tidak hanya kehilangan uang, tetapi juga kehilangan rasa percaya terhadap hubungan sosial dan komunikasi digital. Banyak korban mengalami stres, depresi, rasa malu, bahkan menarik diri dari lingkungan sosial setelah menyadari dirinya telah ditipu.

Hal ini penting karena masyarakat modern kini semakin bergantung pada komunikasi digital. Relasi sosial, pertemanan, bahkan hubungan romantis banyak dimulai melalui internet.

Di satu sisi, teknologi memberikan kemudahan besar dalam mempertemukan orang-orang dari berbagai wilayah. Namun di sisi lain, ruang digital juga membuka peluang eksploitasi identitas dan manipulasi emosional dalam skala luas.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa literasi digital bukan hanya soal kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga memahami risiko sosial dan psikologis di balik interaksi online.


Perkembangan Kasus dan Upaya Kepolisian

Polres Lamongan saat ini terus mendalami jaringan pelaku dan kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor.

Penyidik juga sedang melakukan penelusuran terhadap aliran dana, aktivitas komunikasi digital, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam sindikat tersebut.

Menurut pengamat keamanan siber, banyak kasus penipuan online sebenarnya dilakukan secara berkelompok dan terorganisasi. Ada pihak yang bertugas mencari korban, membangun komunikasi, mengelola rekening penampungan, hingga menghapus jejak digital.

Karena itu, penangkapan satu pelaku sering kali menjadi pintu masuk untuk mengungkap jaringan yang lebih besar.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak takut melapor apabila mengalami kasus serupa. Banyak korban memilih diam karena merasa malu atau takut dianggap ceroboh.

Padahal laporan masyarakat sangat penting untuk membantu aparat mengidentifikasi pola kejahatan dan mempercepat proses penindakan.


Dampak Sosial Penipuan Kencan Online

Fenomena love scam memiliki dampak sosial yang cukup serius dalam kehidupan masyarakat modern.

Salah satu dampak paling nyata adalah menurunnya rasa aman dalam interaksi digital. Banyak orang mulai merasa sulit mempercayai hubungan yang dibangun melalui internet karena khawatir menjadi korban manipulasi.

Hal ini juga dapat mempengaruhi kualitas hubungan sosial secara luas. Ketika masyarakat semakin curiga terhadap komunikasi online, hubungan interpersonal menjadi lebih rentan terhadap ketidakpercayaan.

Selain itu, penipuan asmara digital juga berpotensi meningkatkan masalah kesehatan mental. Korban sering mengalami tekanan emosional berat akibat rasa kecewa, malu, dan kehilangan kepercayaan diri.

Dalam beberapa kasus ekstrem, korban bahkan mengalami gangguan psikologis jangka panjang akibat trauma penipuan.

Menurut analisis SelidikiNews.com, dampak emosional penipuan online sering kali lebih berat dibanding kerugian finansial karena korban merasa dikhianati secara personal.


Dampak Ekonomi dan Industri Digital

Kasus seperti ini juga memberikan dampak terhadap industri digital dan ekonomi internet secara keseluruhan.

Platform media sosial dan aplikasi kencan online kini menghadapi tekanan lebih besar untuk meningkatkan sistem keamanan dan verifikasi pengguna.

Pengguna semakin menuntut fitur keamanan tambahan seperti verifikasi identitas, deteksi akun palsu, hingga pemantauan aktivitas mencurigakan.

Bagi perusahaan teknologi, meningkatnya kasus penipuan online dapat merusak reputasi platform apabila tidak ditangani secara serius.

Di sisi lain, industri keamanan siber justru melihat meningkatnya peluang pengembangan teknologi perlindungan digital berbasis kecerdasan buatan (AI).

Sistem AI kini mulai dikembangkan untuk mendeteksi pola komunikasi mencurigakan, aktivitas penipuan, hingga identitas palsu secara otomatis.

Ke depan, keamanan digital diprediksi akan menjadi salah satu sektor industri dengan pertumbuhan tercepat karena meningkatnya ancaman kejahatan siber.


Fakta Menarik di Balik Penipuan Kencan Online

Banyak masyarakat tidak menyadari bahwa penipuan asmara online merupakan salah satu jenis kejahatan digital dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Data berbagai lembaga keamanan siber menunjukkan bahwa kerugian akibat love scam mencapai miliaran rupiah setiap tahun secara global.

Yang menarik, korban tidak selalu berasal dari kelompok yang minim pendidikan atau kurang memahami teknologi. Banyak korban justru berasal dari kalangan profesional yang aktif menggunakan internet setiap hari.

Hal ini menunjukkan bahwa manipulasi emosional dapat mempengaruhi siapa saja tanpa memandang latar belakang pendidikan maupun ekonomi.

Pelaku juga semakin kreatif menggunakan teknologi seperti video call palsu, AI voice, hingga identitas digital hasil rekayasa untuk membuat profil mereka tampak nyata.


Tantangan Penegakan Hukum dalam Kasus Siber

Mengungkap kasus penipuan online memiliki tantangan yang jauh lebih kompleks dibanding tindak kriminal konvensional.

Pelaku sering menggunakan identitas palsu, rekening pinjaman, jaringan virtual pribadi (VPN), hingga komunikasi lintas wilayah untuk menyamarkan jejak.

Dalam banyak kasus, pelaku bahkan berada di kota atau provinsi berbeda dari korban sehingga membutuhkan koordinasi lintas daerah.

Selain itu, proses pelacakan digital membutuhkan kemampuan teknis khusus serta dukungan teknologi forensik siber yang memadai.

Karena itu, peningkatan kapasitas aparat penegak hukum di bidang kejahatan digital menjadi sangat penting di era modern.

Menurut pengamat hukum digital, kerja sama antara kepolisian, platform digital, perbankan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan angka kejahatan online.


Tren Penipuan Online Diprediksi Terus Meningkat

Perkembangan teknologi komunikasi diperkirakan akan terus mempengaruhi pola kejahatan digital di masa depan.

Dengan semakin luasnya penggunaan media sosial dan aplikasi pertemanan, peluang pelaku mencari target baru juga semakin besar.

Para ahli memprediksi bahwa penipuan berbasis AI dan manipulasi identitas digital akan menjadi tantangan utama beberapa tahun ke depan.

Teknologi deepfake, AI voice cloning, dan chatbot otomatis berpotensi digunakan untuk menciptakan interaksi palsu yang jauh lebih meyakinkan dibanding sebelumnya.

Karena itu, edukasi masyarakat menjadi faktor paling penting dalam menghadapi ancaman kejahatan digital modern.


Tips Penting Agar Tidak Menjadi Korban Penipuan Kencan Online

Masyarakat perlu memahami bahwa kewaspadaan digital kini menjadi kebutuhan dasar dalam kehidupan sehari-hari.

Pertama, jangan mudah percaya kepada seseorang yang baru dikenal secara online, terutama jika hubungan berkembang terlalu cepat secara emosional.

Kedua, hindari mengirim uang kepada orang yang belum pernah ditemui langsung, meskipun alasan yang diberikan terdengar meyakinkan.

Ketiga, lakukan verifikasi identitas melalui berbagai sumber apabila menjalin hubungan serius secara online.

Keempat, waspadai akun yang terlalu sempurna atau menunjukkan pola komunikasi manipulatif.

Terakhir, segera laporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi penipuan digital.

Menurut SelidikiNews.com, langkah preventif dan literasi digital menjadi benteng utama dalam menghadapi ancaman kejahatan siber modern.


Kesimpulan

Kasus penipuan kencan online yang berhasil diungkap Polres Lamongan menjadi gambaran nyata bagaimana kejahatan digital terus berkembang dengan memanfaatkan sisi emosional manusia.

Penangkapan satu pelaku dan pengejaran terhadap satu tersangka lainnya menunjukkan bahwa aparat terus berupaya memberantas kejahatan siber yang semakin kompleks.

Namun lebih dari itu, kasus ini juga menjadi pengingat penting bahwa masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan dalam berinteraksi di ruang digital.

Di era ketika hubungan sosial semakin banyak dibangun melalui internet, kemampuan memahami risiko digital menjadi sama pentingnya dengan kemampuan menggunakan teknologi itu sendiri.

Ke depan, kolaborasi antara aparat penegak hukum, platform digital, industri teknologi, dan masyarakat akan menjadi faktor utama dalam menekan angka penipuan online di Indonesia.

SelidikiNews.com akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan menghadirkan informasi terbaru terkait keamanan digital, tren kejahatan siber, dan edukasi perlindungan masyarakat di era internet modern.

Bagikan ini:

  • Share on Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Share on X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Loading…

Baca Juga

Koordinator SEPTA Berandang Tegaskan Penolakan Keras Terhadap Hasil Rapat di Kantor Bupati Aceh Utara

Kekosongan Jabatan Kepala SDN Impres Mpuri Tuai Beragam Spekulasi, Sejumlah Warga Desa Tonda Sampaikan Penolakan terhadap Kandidat dari Luar Desa

Tags: berita Lamongankasus Lamongankeamanan digitalkejahatan siberkorban love scamlove scammodus penipuan onlinepenipuan kencan onlinepenipuan media sosialpenipuan onlinePolres LamonganSelidikinews.com
Share127Tweet79SendShare

Media SelidikiNews.com menerima Hak Jawab, Hak Sanggah, dan Hak Ralat. hubungi kami WhatsApp/Telpon : 0821-6731-2468

Baca juga Berita Terbaru di Google News

Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

tim redaksi

tim redaksi

Berita Terkait

edit post
Koordinator SEPTA Berandang Tegaskan Penolakan Keras Terhadap Hasil Rapat di Kantor Bupati Aceh Utara

Koordinator SEPTA Berandang Tegaskan Penolakan Keras Terhadap Hasil Rapat di Kantor Bupati Aceh Utara

Minggu, 9 Agustus 2026 | 22:13
edit post
Kekosongan Jabatan Kepala SDN Impres Mpuri Tuai Beragam Spekulasi, Sejumlah Warga Desa Tonda Sampaikan Penolakan terhadap Kandidat dari Luar Desa

Kekosongan Jabatan Kepala SDN Impres Mpuri Tuai Beragam Spekulasi, Sejumlah Warga Desa Tonda Sampaikan Penolakan terhadap Kandidat dari Luar Desa

Selasa, 28 Juli 2026 | 11:31
edit post
High-impact breaking news graphic depicting the mass shooting scene at Seattle Center during the Bite of Seattle 2026 food festival near the Space Needle.

Mass Shooting at Seattle Center Bite of Seattle 2026 Leaves 2 Dead and 5 Wounded: What We Know So Far

Senin, 27 Juli 2026 | 12:37
edit post
Concert graphic with System of a Down performing and text about Free Australia Tour Tickets in 2026.

Free System of a Down Australia Tour Tickets? What Fans Need to Know Before It’s Too Late (2026)

Senin, 27 Juli 2026 | 09:55
edit post
Official Apple TV app interface displaying new 2026 original series including Silo Season 3 and Lucky.

Apple TV Lineup Surges in 2026: Blockbuster Summer Slate Led by ‘Silo’ Season 3 and Star-Studded Premieres

Senin, 27 Juli 2026 | 07:41
edit post
Apple TV 2026 showcasing new Apple TV+ originals including Neuromancer, Matchbox, and upcoming streaming releases.

Apple TV in 2026: Apple Unveils Major New Originals at Comic-Con as Streaming Push Accelerates

Senin, 27 Juli 2026 | 07:26
edit post
PPSI Aceh Utara mengeluhkan Standar Satuan Harga material konstruksi yang dinilai tidak sesuai dengan harga pasar.

PPSI Aceh Utara Soroti Standar Harga Material Konstruksi, Dinilai Tak Lagi Sesuai Harga Pasar

Senin, 27 Juli 2026 | 06:30
edit post
ASTAMAOPS KAPOLRI KUNJUNGI POLDA SULUT DAN POLRESTA MANADO, DISAMBUT KAPOLRESTA MANADO KOMBES POL. IRHAM HALID

ASTAMAOPS KAPOLRI KUNJUNGI POLDA SULUT DAN POLRESTA MANADO, DISAMBUT KAPOLRESTA MANADO KOMBES POL. IRHAM HALID

Senin, 27 Juli 2026 | 02:50
edit post
FKP Bima Soroti Dugaan Aktivitas Galian C, Minta Penegakan Hukum Dilakukan Objektif

FKP Bima Soroti Dugaan Aktivitas Galian C, Minta Penegakan Hukum Dilakukan Objektif

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:12
edit post
Wakil Bupati Aceh Timur Teuku Zainal Abidin membantah tuduhan Dun Belanda dan meminta klarifikasi dalam waktu 2×24 jam.

Wakil Bupati Aceh Timur Bantah Tuduhan Dun Belanda, Beri Ultimatum 2×24 Jam untuk Klarifikasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:39
Next Post
edit post
Forum Klarifikasi Publik BERANI (FKPB) menilai dinamika pembangunan yang terjadi antara pemerintah provinsi sulawesi tengah dan pemerintah kota palu tidak seharusnya dibaca sebagai bentuk rivalitas politik menjelang kontestasi 2030

FKPB: Tak Ada Rivalitas Politik, Program BERANI Justru Sedang Dirasakan Rakyat

edit post
Apa Itu Politik? Dari Urusan Kekuasaan hingga Pengaruh Besarnya terhadap Kehidupan Masyarakat Modern

Apa Itu Politik? Dari Urusan Kekuasaan hingga Pengaruh Besarnya terhadap Kehidupan Masyarakat Modern

edit post
Sistem Politik di Indonesia: Bagaimana Cara Kerjanya dan Mengapa Sangat Menentukan Masa Depan Bangsa?

Sistem Politik di Indonesia: Bagaimana Cara Kerjanya dan Mengapa Sangat Menentukan Masa Depan Bangsa?

Berita Populer

edit post
Necaxa players celebrate Juan David Valencia Longa's 90th-minute winning goal against Monterrey in Liga MX 2026.

Necaxa vs Monterrey 2026: Late Stunner Hands 10-Man Rayados First Defeat in Thrilling Liga MX Battle

Senin, 27 Juli 2026 | 08:20
edit post
Official poster and scene from A Toxic Love Story review – this astonishing real-life saga will leave you goggle-eyed and barely breathing on Netflix

A Toxic Love Story Review – This Astonishing Real-Life Saga Will Leave You Goggle-Eyed and Barely Breathing (2026)

Minggu, 26 Juli 2026 | 17:10
edit post
Official U.S. Census Bureau field worker using a digital tablet during the census 2026 operational testing phase.

Census 2026 Test Underway: U.S. Census Bureau Unveils Historic Postal Worker Pilot and New Questionnaires

Minggu, 26 Juli 2026 | 18:08
edit post
Wakil Bupati Aceh Timur Teuku Zainal Abidin membantah tuduhan Dun Belanda dan meminta klarifikasi dalam waktu 2×24 jam.

Wakil Bupati Aceh Timur Bantah Tuduhan Dun Belanda, Beri Ultimatum 2×24 Jam untuk Klarifikasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:39
edit post
Pachuca vs. Querétaro EN VIVO: ¿A qué hora y dónde ver partido Jornada 2 graphics with players at Estadio Hidalgo in 2026.

Pachuca vs. Querétaro EN VIVO: ¿A qué hora y dónde ver partido Jornada 2 in 2026

Senin, 27 Juli 2026 | 08:29
edit post
Argentina vs Spain prediction 2026 World Cup Final with Kaká forecasting a 2-0 Argentina victory over Spain

Kaká Predicts Argentina 2-0 Spain in World Cup Final

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:33
edit post
FKP Bima Soroti Dugaan Aktivitas Galian C, Minta Penegakan Hukum Dilakukan Objektif

FKP Bima Soroti Dugaan Aktivitas Galian C, Minta Penegakan Hukum Dilakukan Objektif

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:12
edit post
Kepala SMK Amanah Woro Madapangga Diduga Terlibat Skandal Kasus Korupsi Dana BOS

Kepala SMK Amanah Woro Madapangga Diduga Terlibat Skandal Kasus Korupsi Dana BOS

Rabu, 22 Juli 2026 | 11:52
edit post
Dun Belanda meminta maaf kepada Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky terkait viral isu selingkuh dan berbagai tuduhan di media sosial.

Fitnah Selingkuh Bupati Aceh Timur Terbongkar! DUN Belanda Ngaku Diimingi Rumah dan Mobil oleh Wakil Bupati

Minggu, 26 Juli 2026 | 11:09
edit post
BIG DATA Is Secretly Running Your Life? The Hidden Technology Transforming Every Click, Decision, and Future Opportunity

BIG DATA Is Secretly Running Your Life? The Hidden Technology Transforming Every Click, Decision, and Future Opportunity

Kamis, 21 Mei 2026 | 10:13
Beli Baju Baru Kaos Murah Branded Beli Baju Baru Kaos Murah Branded

Viral Pekan ini

edit post
Terungkap! Polres Lamongan Bongkar Modus Penipuan Kencan Online, Satu Pelaku Ditangkap dan Satu Lagi Masih Buron

Terungkap! Polres Lamongan Bongkar Modus Penipuan Kencan Online, Satu Pelaku Ditangkap dan Satu Lagi Masih Buron

Minggu, 17 Mei 2026 | 09:50
edit post
Koordinator SEPTA Berandang Tegaskan Penolakan Keras Terhadap Hasil Rapat di Kantor Bupati Aceh Utara

Koordinator SEPTA Berandang Tegaskan Penolakan Keras Terhadap Hasil Rapat di Kantor Bupati Aceh Utara

Minggu, 9 Agustus 2026 | 22:13
edit post
Argentina vs Spain prediction 2026 World Cup Final with Kaká forecasting a 2-0 Argentina victory over Spain

Kaká Predicts Argentina 2-0 Spain in World Cup Final

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:33
edit post
Kepala SMK Amanah Woro Madapangga Diduga Terlibat Skandal Kasus Korupsi Dana BOS

Kepala SMK Amanah Woro Madapangga Diduga Terlibat Skandal Kasus Korupsi Dana BOS

Rabu, 22 Juli 2026 | 11:52
Load More
Jasa Pembuatan Website dan Marketing Digital Jasa Pembuatan Website dan Marketing Digital Jasa Pembuatan Website dan Marketing Digital
SelidikiNews.com

© 2025 PT Selidiki Media Indonesia

Menu

  • About Us
  • Redaksi
  • Kontak/Periklanan
  • Kebijakan Privasi
  • Google News
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Politik
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Sosok
  • Teknologi
  • Toko
  • Koleksi Kami
  • Nulis Yuk!

© 2025 PT Selidiki Media Indonesia

%d