SelidikiNews.Com Kutai Barat, — Masyarakat adat khususnya di wilayah Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat, menyampaikan harapan agar akses jalan antar kampung Jelmuq–Tukul–Muyub Ulu sepanjang kurang lebih 13 kilometer dapat segera ditingkatkan melalui program pembangunan pemerintah daerah. Minggu (12/10/25).
Jalan penghubung antar kampung tersebut saat ini masih dalam kondisi terbatas dan sebagian mengalami kerusakan yang cukup berat, sehingga menghambat aktivitas masyarakat dalam menjalankan kegiatan sosial, ekonomi, maupun pelayanan publik. Kondisi ini mendorong para tokoh masyarakat, lembaga adat, serta pemuda untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah kampung dan pemerintah kecamatan agar pembangunan jalan tersebut menjadi prioritas.
Pemerintah kampung bersama pihak kecamatan diharapkan dapat mengusulkan program semenisasi jalan melalui mekanisme perencanaan pembangunan daerah (Musrenbang) serta menyampaikan secara resmi kepada Bupati Kutai Barat untuk mendapat perhatian melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Selain melalui alokasi anggaran pemerintah daerah, masyarakat juga membuka peluang agar program peningkatan jalan tersebut dapat didukung melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Tering sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan infrastruktur dasar di daerah.
“Akses jalan antar kampung ini merupakan jalur vital bagi masyarakat adat. Kami berharap pemerintah dapat menganggarkannya pada tahun mendatang, karena kondisi jalan yang rusak sudah sangat menghambat kegiatan ekonomi dan sosial warga,” ujar salah satu tokoh masyarakat Kampung Tukul.
Rencana semenisasi jalan Jelmuq–Tukul–Muyub Ulu diharapkan menjadi bagian dari program prioritas pemerintah kampung dan kecamatan pada tahun anggaran 2026. Upaya ini sejalan dengan visi pembangunan daerah Kutai Barat beradat yang menekankan pada pemerataan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, masyarakat berharap pembangunan jalan antar kampung ini dapat segera direalisasikan, sehingga dapat memperlancar mobilitas warga, meningkatkan akses terhadap pelayanan dasar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

























