SelidikiNews.com.kubar-Warga di kawasan Desa Tukul mengeluhkan kondisi jalan utama yang belum sepenuhnya diperbaiki. Jalan tersebut diketahui sudah mengalami semenisasi di sebagian ruas, namun masih banyak bagian yang belum tersentuh proyek pengecoran.
Menurut warga setempat, proyek semensasi jalan dimulai sejak awal tahun 2022 dan hanya mencakup sekitar berapa kilometer dari total panjang jalan yang mencapai hampir 3 kilometer. “Yang sudah dicor enak dilalui, tapi begitu masuk ke bagian yang belum dicor, jalannya rusak dan licin, apalagi saat hujan,” ujar Steven, salah satu warga
Warga berharap pemerintah desa atau instansi terkait segera melanjutkan proyek pengecoran agar akses transportasi bisa lebih lancar dan aman, terutama bagi anak-anak sekolah dan pengendara motor.























