SelidikiNews.com, Jakarta – Startup Mayar.id meluncurkan asisten kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI) seperti yang dipakai oleh ChatGPT. Solusi ini diberi nama MAIA, yang bertujuan menyasar UMKM.
“UMKM dan bisnis online dapat menghemat puluhan sampai ratusan juta untuk membuat situs web dan/atau landing page, dari desain, copywriting, sampai siaran langsung (live streaming),” kata Co-founder sekaligus CEO Mayar.id Frianto Moerdowo, melansir dari KataData, Selasa (17/1/2023).
Berdasarkan riset internal Mayar, delapan dari 10 UMKM menjalankan bisnis secara manual seperti pembayaran menggunakan transfer bank. Padahal, sektor ini menyumbang 60% terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia.
Frianto mencatat, ada beberapa tantangan UMKM Indonesia di antaranya:
- Sumber daya yang terbatas
- Tidak memiliki skill teknis untuk go-digital
- Mahalnya biaya aplikasi, developer, dan desainer
Untuk mengatasi ketiga tantangan itu, Mayar meluncurkan MAIA yang memiliki tiga fitur utama yakni:
- Smart heading: dapat membuat copywriting secara instan, sehingga tidak perlu mempekerjakan copywriter dan dapat menghemat pengeluaran
- Smart buttons: dapat membuat tombol CTA (call to action) secara instan dan mengonversi pelanggan lebih tinggi
- Magic images: membuat gambar promosi secara instant, sehingga tidak perlu membeli stock photo hingga tidak perlu mempekerjakan desainer atau fotografer
Mayar.id mengenakan biaya transaksi platform 1% – 3% dari penjualan yang menggunakan MAIA.
MAIA menggunakan AI seperti ChatGPT buatan OpenAI. Namun fungsi dan AI yang digunakan berbeda.
Berdasarkan laman resmi OpenAI, mereka melatih model AI pada ChatGPT untuk menggunakan Reinforcement Learning from Human Feedback (RLHF).
Ini sama dengan yang digunakan pada InstructGPT, tetapi dengan sedikit perbedaan dalam penyiapan pengumpulan data.
Pelatihan tersebut memungkinkan ChatGPT berinteraksi dengan pengguna dan memberikan respons mendetail. Respons yang diberikan juga disesuaikan dengan preferensi manusia.
Baca juga: Apa itu Chatbot Open AI ChatGPT dan Bisakah Gantikan Manusia?
ChatGPT
ChatGPT adalah sebuah model bahasa yang dikembangkan oleh OpenAI. Model ini dibangun dengan menggunakan teknologi deep learning dan dapat digunakan untuk berbagai tugas bahasa natural, seperti penulisan teks otomatis, pemahaman konteks, dan pemahaman perintah suara.
Model ini dibangun dengan menggunakan metode deep learning, yaitu metode yang menggunakan jaringan saraf yang terdiri dari banyak lapisan untuk mengekstrak fitur dari data.
Baca juga: Cara Berbisnis dengan Mengandalkan Chat GPT AI
ChatGPT menggunakan arsitektur Transformer, yang memungkinkan model untuk menangani masalah pemrosesan bahasa dengan skala besar dan menangani permasalahan yang lebih kompleks.
Model ini dilatih dengan data yang sangat besar, sehingga dapat menghasilkan teks yang sangat baik dan memiliki kapasitas untuk menyesuaikan diri dengan gaya bahasa yang berbeda.
ChatGPT juga dapat digunakan untuk menangani berbagai tugas bahasa natural, seperti seperti pembuatan konten, penjawaban pertanyaan, pengembangan aplikasi chatbot, penulisan teks otomatis, pemahaman konteks, dan pemahaman perintah suara.
Selain digunakan untuk berbagai aplikasi, model ini juga dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran mesin dan meningkatkan performa dari model bahasa lainnya. Karena kapasitas dan kemampuannya, model ini sangat berguna untuk aplikasi industri dan penelitian yang membutuhkan analisis bahasa.
Gimana menurut kamu? bagikan konten ini ke teman-teman kamu ya!




















