SelidikiNews.com
  • Politik
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Sosok
  • Teknologi
  • Toko
  • Koleksi Kami
  • Nulis Yuk!
No Result
View All Result
SelidikiNews.com
  • Politik
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Sosok
  • Teknologi
  • Toko
  • Koleksi Kami
  • Nulis Yuk!
Selidikinews
No Result
View All Result
Promo Couple Family Promo Kaos Branded Murah
Flash Sale Hijab Cantik & Murah Rekomendasi Tas Cantik Murah & Berkualitas
Rekomendasi produk murah, buruan ambil promonya!
Home News

PB HMI Gelar Dialog Soroti RUU Kehutanan, Ungkap 10 Persoalan Krusial

Raihan Al Afif by Raihan Al Afif
Rabu, 15 Juli 2026 | 10:34
PB HMI Gelar Dialog Soroti RUU Kehutanan, Ungkap 10 Persoalan Krusial
316
SHARES
904
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menyoroti pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kehutanan yang tengah disusun DPR. Organisasi mahasiswa tersebut mengingatkan agar regulasi baru tidak menggeser orientasi perlindungan lingkungan menjadi sekadar instrumen untuk mendorong investasi.

 

Sorotan itu disampaikan dalam Dialog Publik bertajuk “Arah RUU Kehutanan dan Masa Depan Hutan Indonesia” yang diselenggarakan Bidang Lingkungan Hidup PB HMI di Tera 21/Scale Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026).

 

Ketua Umum PB HMI, Bagas Kurniawan, mengapresiasi penyelenggaraan forum tersebut sebagai bentuk keterlibatan mahasiswa dalam mengawal kebijakan strategis nasional, khususnya di sektor kehutanan.

 

“Pembahasan isu ini sangat strategis sebagai bentuk kritisisme mahasiswa dalam menyelamatkan hutan-hutan di Indonesia. Saya mengapresiasi Bidang Lingkungan Hidup PB HMI atas terselenggaranya kegiatan yang konstruktif ini,” ujar Bagas.

 

Sementara itu, Ketua Bidang Lingkungan Hidup PB HMI, Andi Kurniawan, mengatakan pembaruan regulasi kehutanan harus memperkuat fungsi perlindungan lingkungan di tengah ancaman krisis iklim, bukan justru membuka ruang eksploitasi hutan demi kepentingan ekonomi jangka pendek.

 

“Hutan Indonesia memegang peranan penting sebagai 17 persen pemilik hutan tropis dunia yang berfungsi sebagai ‘AC Dunia’. Oleh karena itu, hutan tidak boleh dipandang sekadar sebagai komoditas atau aset ekonomi yang diukur dari seberapa besar angka penerimaan daerah atau nilai investasi yang masuk,” ujar Andi Kurniawan.

 

Andi juga mengingatkan agar penyusunan RUU Kehutanan tidak dilakukan dengan pendekatan politik jangka pendek yang mengorbankan fungsi ekologis, mengabaikan hak masyarakat adat, maupun mengesampingkan ancaman perubahan iklim.

 

Ia memaparkan, berdasarkan data yang dihimpun PB HMI, sekitar 45 persen deforestasi di Indonesia dipicu ekspansi perkebunan skala besar, seperti kelapa sawit, Hutan Tanaman Industri (HTI), tebu, hingga proyek food estate. 

 

“Sementara sektor pertambangan, termasuk nikel dan batu bara, serta pembangunan infrastruktur Proyek Strategis Nasional (PSN) menyumbang sekitar 30 persen kerusakan hutan. Adapun 25 persen sisanya berasal dari kebakaran hutan dan praktik pembalakan liar (illegal logging),” pungkas Andi.

 

*10 Masalah Fundamental dalam isu RUU Kehutanan*

 

Dalam kajiannya, PB HMI mengidentifikasi sedikitnya 10 persoalan mendasar dalam draf RUU Kehutanan. Di antaranya pergeseran asas yang dinilai membuka ruang dominasi kepentingan ekonomi, kemudahan pelepasan kawasan hutan untuk PSN tanpa revisi tata ruang, sentralisasi perizinan di pemerintah pusat, hingga prosedur pengakuan masyarakat hukum adat yang dinilai masih berbelit.

 

Selain itu, PB HMI menyoroti skema kemitraan kehutanan yang dianggap belum memberikan posisi setara bagi masyarakat, ancaman kriminalisasi petani melalui sanksi pidana yang berat, lemahnya pengaturan reklamasi dan reboisasi. 

 

Kemudian minimnya sanksi terhadap penutupan data kehutanan, potensi tumpang tindih kewenangan Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) dan Satgas Pengukuhan Kawasan Hutan (Satgas PKH), serta klausul yang dinilai berpotensi melegalkan izin-izin lama yang bermasalah.

 

*Sorotan Narasumber: Kepastian Hukum, Transparansi Satgas PKH, dan Pengawasan Publik*

 

Dialog tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi, pegiat lingkungan, dan tokoh pemuda.

Pengamat Hukum Lingkungan, Mohammad S. Gawi, menilai RUU Kehutanan harus memberikan kepastian hukum agar tidak memunculkan tumpang tindih kewenangan dalam penegakan hukum.

 

“UU Kehutanan yang akan datang tidak boleh menimbulkan ambiguitas dalam penegakan hukum. Tidak boleh lagi ada tumpang tindih kewenangan seperti sekarang antara Satgas PKH dan Kementerian Kehutanan atau Lingkungan Hidup maupun aparat lainnya. Pemerintah daerah juga harus banyak dilibatkan karena mereka yang mengetahui kondisi wilayah,” ujarnya.

 

Sementara itu, Manajer Riset dan Pengetahuan Lokataru, Hasnu Ibrahim, meminta pemerintah membuka secara transparan hasil kerja Satgas PKH, termasuk terkait penyitaan aset dan lahan yang telah diumumkan kepada publik.

 

“Hutan kita banyak dikuasai oleh oligarki. Pekerjaan Satgas PKH harus secara transparan menunjukkan dari mana sitaan-sitaan puluhan triliun dan lahan yang banyak itu. Jangan sampai pertunjukan itu hanya melahirkan oligarki baru,” kata Hasnu.

 

Di sisi lain, Aktivis 98 sekaligus Komisaris Independen Krakatau Steel, David Pajung, mengajak kalangan pemuda dan mahasiswa mengawal langkah pemerintah dalam menertibkan berbagai pelanggaran di sektor sumber daya alam.

 

Menurutnya, upaya penegakan hukum yang dilakukan pemerintah harus mendapat pengawasan publik agar seluruh kasus dapat diselesaikan secara tuntas.

 

“Pemuda dan mahasiswa harus melihat tindakan yang dipimpin oleh Presiden Prabowo sebagai langkah maju penyelamatan sumber daya alam kita. Karena itu saya mengajak adik-adik pemuda dan mahasiswa untuk mengawal langkah-langkah besar penangkapan dan penertiban di berbagai kasus besar agar betul-betul dituntaskan untuk kemajuan Indonesia,” ajak David Pajung

 

*Tiga Prinsip Mutlak Desakan PB HMI*

 

Menutup diskusi, Andi Kurniawan mengingatkan bahwa apabila berbagai persoalan dalam draf RUU Kehutanan tidak diperbaiki, target Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 dan komitmen penurunan emisi sebesar 29 persen berpotensi gagal tercapai. Selain itu, sekitar 30 juta masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan dinilai akan tetap menghadapi konflik agraria tanpa kepastian hukum.

 

Karena itu, PB HMI mendesak pemerintah dan DPR memasukkan tiga prinsip utama dalam penyusunan RUU Kehutanan, yakni mengutamakan kelestarian ekologis melalui kewajiban analisis dampak iklim dan sosial, memberikan pengakuan serta hak kelola yang utuh bagi masyarakat hukum adat tanpa hambatan birokrasi, serta menerapkan keterbukaan penuh terhadap data dan peta perizinan kehutanan agar dapat diawasi publik.

 

PB HMI menegaskan akan terus mengawal proses penyusunan RUU Kehutanan serta penegakan hukum di sektor lingkungan agar berpihak pada keselamatan masyarakat dan kelestarian hutan Indonesia. 

 

 

Sebagai informasi, forum diskusi ini diinisiasi secara responsif guna menyoroti langkah lembaga legislatif yang tengah merancang undang-undang kehutanan baru untuk menggantikan UU No. 41 Tahun 1999. 

 

Di tengah realitas empiris Indonesia saat ini yang terus dikepung bencana hidrometeorologi parah seperti banjir bandang, tanah longsor, krisis air bersih, hingga konflik agraria struktural yang tak kunjung mereda pembaruan regulasi ini dinilai berada di persimpangan jalan yang krusial. 

Kebijakan ini memicu kekhawatiran besar akan terjadinya pergeseran orientasi negara, dari yang semula berfokus pada perlindungan lingkungan hidup menjadi regulasi yang sarat akan kepentingan komersialisasi serta pemenuhan target investasi semata.

Bagikan ini:

  • Share on Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Share on X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Loading…

Baca Juga

LSM INAKOR Soroti Lamanya Status Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Minahasa

POLRES HALMAHERA TENGAH GELAR SYUKURAN HARI BHAYANGKARA KE-80 TAHUN 2026

Tags: Lingkungan HidupPB HmiRUU KEHUTANAN
Share126Tweet79SendShare

Media SelidikiNews.com menerima Hak Jawab, Hak Sanggah, dan Hak Ralat. hubungi kami WhatsApp/Telpon : 0821-6731-2468

Baca juga Berita Terbaru di Google News

Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Raihan Al Afif

Raihan Al Afif

Berita Terkait

edit post
LSM INAKOR Soroti Lamanya Status Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Minahasa

LSM INAKOR Soroti Lamanya Status Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Minahasa

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:41
edit post
POLRES HALMAHERA TENGAH GELAR SYUKURAN HARI BHAYANGKARA KE-80 TAHUN 2026

POLRES HALMAHERA TENGAH GELAR SYUKURAN HARI BHAYANGKARA KE-80 TAHUN 2026

Rabu, 1 Juli 2026 | 13:35
edit post
Keretakan di Aliansi Cot Girek SMNI Hengkang dari koalisi perjuangan rakyat Aceh Utara akibat dugaan krisis demokrasi internal.

Keretakan di Aliansi Cot Girek: SMNI Pilih Hengkang, Sebut Ada “Predator” Demokrasi Internal

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:11
edit post
Seny Endeka Tim Pemenangan Prabowo-Gibran Dapil Pinolosian Kecewa atas Batalnya Kunjungan Presiden ke Bolsel

Seny Endeka Tim Pemenangan Prabowo-Gibran Dapil Pinolosian Kecewa atas Batalnya Kunjungan Presiden ke Bolsel

Kamis, 25 Juni 2026 | 00:14
edit post
Presiden RI Prabowo Subianto Dijadwalkan Kunjungi Bolsel, Resmikan RSUD Baru pada 24 Juni 2026

Presiden RI Prabowo Subianto Dijadwalkan Kunjungi Bolsel, Resmikan RSUD Baru pada 24 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 19:14
edit post
INAKOR: Jangan Bangun Opini Tanpa Data, Pemkab Minut Berhak Dapat Presumption of Innocence

INAKOR: Jangan Bangun Opini Tanpa Data, Pemkab Minut Berhak Dapat Presumption of Innocence

Selasa, 9 Juni 2026 | 19:12
edit post
Operasi Patuh 2026 Mendadak Ditunda, Korlantas Polri Fokus Peringatan Hari Bhayangkara

Operasi Patuh 2026 Mendadak Ditunda, Korlantas Polri Fokus Peringatan Hari Bhayangkara

Senin, 8 Juni 2026 | 19:39
edit post
Polsek Dumoga Barat Intensifkan Patroli 1×24 Jam, Warga Sambut Positif Upaya Jaga Kamtibmas

Polsek Dumoga Barat Intensifkan Patroli 1×24 Jam, Warga Sambut Positif Upaya Jaga Kamtibmas

Minggu, 7 Juni 2026 | 05:02
edit post
INAKOR Sulut Desak Polda dan Mabes Polri Bongkar Tuntas Dugaan Pembukaan Police Line PETI Pidung

INAKOR Sulut Desak Polda dan Mabes Polri Bongkar Tuntas Dugaan Pembukaan Police Line PETI Pidung

Jumat, 5 Juni 2026 | 11:31
edit post
Kegiatan Susur Sungai Ciputat oleh STIE Ganesha berlanjut ke publikasi ilmiah, menghasilkan 5 artikel PKM, rekomendasi kebijakan, hingga buku mitigasi.

Susur Sungai Ciputat Berlanjut ke Publikasi Ilmiah, STIE Ganesha Siapkan 5 Artikel PKM, Rekomendasi Kebijakan, dan Buku Mitigasi Bencana

Senin, 1 Juni 2026 | 17:56

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

edit post
PB HMI Gelar Dialog Soroti RUU Kehutanan, Ungkap 10 Persoalan Krusial

PB HMI Gelar Dialog Soroti RUU Kehutanan, Ungkap 10 Persoalan Krusial

Rabu, 15 Juli 2026 | 10:34
edit post
Presiden RI Prabowo Subianto Dijadwalkan Kunjungi Bolsel, Resmikan RSUD Baru pada 24 Juni 2026

Presiden RI Prabowo Subianto Dijadwalkan Kunjungi Bolsel, Resmikan RSUD Baru pada 24 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 19:14
edit post
PHONE GETTING SLOW? These Hidden Memory-Cleaning Tricks Can Make Your Smartphone Feel Fast Again

PHONE GETTING SLOW? These Hidden Memory-Cleaning Tricks Can Make Your Smartphone Feel Fast Again

Kamis, 21 Mei 2026 | 10:30
edit post
Keretakan di Aliansi Cot Girek SMNI Hengkang dari koalisi perjuangan rakyat Aceh Utara akibat dugaan krisis demokrasi internal.

Keretakan di Aliansi Cot Girek: SMNI Pilih Hengkang, Sebut Ada “Predator” Demokrasi Internal

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:11
edit post
A person adjusting browser security settings on a laptop to protect your privacy on the internet and reduce online tracking.

Protect Your Privacy on the Internet in 2026: Essential Security Steps Every User Should Follow

Selasa, 26 Mei 2026 | 18:59
edit post
A lineup of modern premium smartphones displayed side by side for comparison while choosing a smartphone with best specs and value.

Choose a Smartphone With Best Specs in 2026: Smart Buying Tips for Budget-Conscious Consumers

Selasa, 26 Mei 2026 | 19:14
edit post
Sistem Politik di Indonesia: Bagaimana Cara Kerjanya dan Mengapa Sangat Menentukan Masa Depan Bangsa?

Sistem Politik di Indonesia: Bagaimana Cara Kerjanya dan Mengapa Sangat Menentukan Masa Depan Bangsa?

Senin, 1 Juni 2026 | 05:27
edit post
Zion Suzuki Japan goalkeeper making a crucial save during an international football match in 2026.

Zion Suzuki 2026: Japan Goalkeeper Emerges as World Cup Star Amid Growing Global Attention

Senin, 15 Juni 2026 | 06:35
edit post
Bagaimana Kebijakan Publik Dibuat? Dari Ruang Rapat Pemerintah hingga Dampaknya ke Dompet Rakyat

Bagaimana Kebijakan Publik Dibuat? Dari Ruang Rapat Pemerintah hingga Dampaknya ke Dompet Rakyat

Senin, 18 Mei 2026 | 06:04
edit post
World Cup Games 2026 football stadium scene featuring Germany and Brazil rivalry alongside FIFA World Cup match action.

World Cup Games 2026: Germany’s Dominance, Group Battles, and Latest FIFA World Cup Buzz Capture Global Attention

Senin, 15 Juni 2026 | 06:49
Beli Baju Baru Kaos Murah Branded Beli Baju Baru Kaos Murah Branded

Viral Pekan ini

edit post
PB HMI Gelar Dialog Soroti RUU Kehutanan, Ungkap 10 Persoalan Krusial

PB HMI Gelar Dialog Soroti RUU Kehutanan, Ungkap 10 Persoalan Krusial

Rabu, 15 Juli 2026 | 10:34
edit post
PB HMI Gelar Dialog Soroti RUU Kehutanan, Ungkap 10 Persoalan Krusial

PB HMI Gelar Dialog Soroti RUU Kehutanan, Ungkap 10 Persoalan Krusial

Rabu, 15 Juli 2026 | 10:34
edit post
Presiden RI Prabowo Subianto Dijadwalkan Kunjungi Bolsel, Resmikan RSUD Baru pada 24 Juni 2026

Presiden RI Prabowo Subianto Dijadwalkan Kunjungi Bolsel, Resmikan RSUD Baru pada 24 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 19:14
edit post
PHONE GETTING SLOW? These Hidden Memory-Cleaning Tricks Can Make Your Smartphone Feel Fast Again

PHONE GETTING SLOW? These Hidden Memory-Cleaning Tricks Can Make Your Smartphone Feel Fast Again

Kamis, 21 Mei 2026 | 10:30
Load More
Jasa Pembuatan Website dan Marketing Digital Jasa Pembuatan Website dan Marketing Digital Jasa Pembuatan Website dan Marketing Digital
SelidikiNews.com

© 2025 PT Selidiki Media Indonesia

Menu

  • About Us
  • Redaksi
  • Kontak/Periklanan
  • Kebijakan Privasi
  • Google News
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Politik
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Sosok
  • Teknologi
  • Toko
  • Koleksi Kami
  • Nulis Yuk!

© 2025 PT Selidiki Media Indonesia

%d