Banda Aceh – Sebanyak 16 mahasiswa dari jurusan Teknik Lingkungan UIN AR-Raniry Banda Aceh melaksanakan kegiatan bersih pantai sekaligus sensus plastik. Kegiatan sensus ini merupakan bagian dari program Sensus Sampah Plastik (SSP) periode kedua yang diinisiasi oleh BRUIN (Badan Riset Urusan Sungai Nusantara) dan berkolaborasi dengan HIMATL-FST UINAR dan dilaksanakan di lingkungan Pantai Ulee Lheue, kota Banda Aceh, Sabtu (23/11/2024).
Kegiatan Dimulai pukul 14.00, diawali aksi membersihkan area bibir pantai selama 30 menit, dilanjutkan dengan sensus sampah plastik hingga pukul 18.00. Selama kegiatan berlangsung, tim berhasil mengaudit 1.701 potongan sampah plastik. Sampah yang ditemukan didominasi oleh plastik tanpa merek seperti plastik kresek dan sedotan, serta sampah sampah hasil konsumsi masyarakat dari merek terkemuka seperti Mayora dan Indofood
“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengumpulkan data akurat mengenai jenis dan jumlah sampah plastik di lokasi ini, sekaligus mendorong produsen untuk lebih bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah produk mereka,” ujar salah satu perwakilan BRUIN.
Hasil audit ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menekan jumlah sampah plastik yang mencemari lingkungan, khususnya di kawasan pesisir. HIMATL-FST UINAR juga mempublikasikan statistik lengkap hasil sensus melalui media sosial mereka untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang lebih baik.
Kegiatan seperti ini tidak hanya membantu membersihkan lingkungan, tetapi juga mempertegas pentingnya kolaborasi antara akademisi, organisasi, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem.

























