Buol, Lembaga Profesi Jurnalistik Reformasi Indonesia (JURI) kembali mempertanyakan anggaran pemeliharaan jaringan irigasi bidang operasi dan pemeliharaan (OP) pada Kantor Balai Wilayah Sungai Sulawesi III Palu
Pasalnya beberapa titik jaringan irigasi di Sulawesi Tengah di tumbuhi gulma dan tumpukan sendimen tanah yang mempengaruhi aliran air untuk kebutuhan pertanian.
Irfan ketua bidang invetigasi Juri mengatakan kepada media ini,
“masyarakat perlu ketahui penggunaan anggaran di bidang OP bukan untuk di tutup tutupi. Sebagai mana dalam UU KIP Nomor 14 Tahun 2008”. Ucapnya, kamis, 29 Januari 2026
Selama ini pekerjaan pemeliharaan di bidang OP Balai Wilayah Sungai Sulawesi III tidak menggunakan papan proyek sebagaimana Perpres No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Meskipun pekerjaan OP rata rata swakelola. Tetapi ini rawan atas dugaan tindak pidanah korupsi
Pekerjaan di desa saja gunakan papan proyek anggarannya kecil serta pekerjaan lainnya yang swakelola tetap gunakan papan proyek. Ini pekerjaan OP tidak gunakan papan proyek. Sehingga pada saat LSM atau Media temukan pekerjaan OP pasti bertanya berapa jumlah anggarannya. Dan titik jaringan irigasi yang semestinya harus di kerjakan belum juga di lakukan alasan klasik jumlah anggaran tidak mencukupi sementara anggaran yang ada di tutup tutupi.
Lebih lanjut kata Irfan seperti jaringan irigasi desa Modo Kabupaten Buol sudah di tumbuhi gulma lebih dari satu meter tidak ada pembersihan yang di lakukan pelaksana namun saat di konfirmasi ke Abdul Munif, ST PPK OP katanya sudah ada media yang konfirmasi selanjutnya nomor kontak kami di blokir. Jelas indikasinya
Informasi yang kami berikan sangat bermanfaat dan harus di tindak lanjuti. Kami justru menduga ada indikasi penyimpangan dalam pelaksana di OP semuanya di tutup tutupi anggaran dan kegiatannya sehingga menurut kami perlu APH melakukan audit khusus terhadap bidang OP jangan sampai kegiatan di dalamnya hanya untuk memperkaya diri pelaksana. Hanya nama swakelola tetapi kegiatannya di kerjakan pelaksana. Tutupnya Irfan






















